Belum lama ini saya kembali mendengar kisah seorang cewek yang diputuskan pacarnya. Padahal
hubungan mereka masih relatif baru. Menurut penuturan sang cewek dirinya mau mencoba
menjalin hubungan dengan si cowok karena si cowok sudah menyatakan keinginannya untuk
menikah. Tetapi seiring dengan perjalanan waktu, si cowok berubah pikiran dan akhirnya malah
meninggalkan sang cewek. Si cewek pun sakit hati yang kemudian ujung-ujungnya bertanya,
kenapa sih banyak cowok berengsek?
Kenapa banyak cowok berengsek? Untuk menjawab ini bisa dilihat dari berbagai sudut. Bisa
karena si cowok tergoda, bosan, atau cuma karena menginginkan sesuatu. Kata cowok berengsek
pun kemudian menjadi kata standard bagi para cewek ketika disakiti oleh sang cowok. Dan
sekarang ini sepertinya kasus cowok brengsek makin banyak saja jumlahnya.
Kenapa ada peningkatan jumlah cowok berengsek? Menurut saya sih jumlah cowok berengsek
sebenarnya relatif sama. Ada pertumbuhan, tapi tidak sebesar yang dibayangkan. Nah, alasan
mengapa jumlah cowok berengsek sepertinya bertambah banyak adalah karena satu cowok
berengsek bisa menyakiti beberapa orang cewek. Dan antara cewek satu dan yang lain tidak
saling mengenal, sehingga seakan-akan cowok berengsek itu makin banyak saja. Padahal kalau
ditelaah, mungkin cowok berengsek orangnya itu-itu saja.
Selain itu, jumlah cewek di dunia ini semakin banyak saja tidak berbanding dengan jumlah
cowok yang ada. Ujungnya para cowok jadi kebingungan sendiri karena terlalu banyak pilihan.
Apalagi sekarang ini para cewek penampilannya makin memudahkan cowok untuk plirak-plirik
melihat yang halus-halus. Contoh mudahnya saja sekarang ini sedang trend cewek memakai
celana pendek. Walhasil para cowok seperti diberi kesempatan gratis untuk menikmati
paha-paha mulus.
Mungkin ada yang bilang, “ih itu sih emang dasar cowoknya aja gatelan.” Nah itu dia. Cowok
memang mempunyai sifat dasar gatelan kalau melihat cewek. Apalagi kalau ceweknya memakai
pakaian yang minim dan ketat sana sini. Kok bisa? Ya karena memang dia diciptakan seperti
itu. Kalau para cewek tidak bisa menerima kenyataan ini sama saja seperti menyalahkan para
cewek karena tertarik kepada belanja dan ngegosip.
Anyway, kembali ke cowok berengsek. Dengan makin banyaknya pilihan dan ditunjang dengan
penampilan para cewek yang makin menggoda, maka cowok seperti kehilangan fokus untuk melihat
beyond fisik. Mereka seperti terjebak dengan godaan-godaan seksual yang makin memenuhi mata
dan kepala mereka. Baik itu di sekolah, kampus, tempat kerja, ataupun tempat-tempat umum.
Ketika seorang cowok mendekati seorang cewek, akan selalu ada pikiran-pikiran seksual di
kepalanya. Namun dengan semakin banyaknya godaan, pikiran seksual ini seperti di amplifikasi
sehingga sang cowok tanpa dia sadari tingkah lakunya pun menjurus ke arah sana.
Nah, saran saya kepada para cewek adalah untuk tidak terburu-buru. Apalagi sampai membiarkan
si cowok untuk sentuh sana sentuh sini. Lebih baik jual mahal daripada ada kesan gampangan.
Saya bisa mengerti bila ada yang berpikir, kalau terlalu jual mahal cowok ngga akan ada yang
mau. Betul, tapi ingat, itu hanya berlaku bagi cowok-cowok berengsek. Karena cowok-cowok
berengsek akan lebih memilih cewek lain yang lebih gampang untuk diapa-apain. Sedangkan
cowok yang niatannya baik, akan menghormati cewek yang mau jual mahal untuk menjaga
kehormatannya. Jual mahal di sini tentunya bukan berarti jadi judes, ketus, dan sebagainya.
Tetap bersikap baik dan ramah tapi jelas batasan-batasannya.
Ketika seorang cewek bisa jual mahal untuk menjaga kehormatannya, sikapnya ini
perlahan-lahan akan meredam keinginan seksual sang cowok dan bukan tidak mungkin akan
merubah pandangannya terhadap sang cewek. Si cowok jadi menaruh rasa hormat dan menjadi
lebih committed untuk terus bersama si cewek karena sekarang dia melihat si cewek sebagai
cewek baik-baik. Karena setiap cowok tahu bahwa dia tidak mau berkomitmen dengan seorang
cewek yang dianggap gampangan. Biarpun dia cowok brengsek, dia akan mengharapkan pasangannya
nanti adalah cewek yang bisa menjaga kehormatan dirinya dan kehormatan suaminya.
Nah, sekarang tinggal bagaimana si cewek memilih mau bersikap seperti apa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar