Senin, 26 Oktober 2009

Benarkah Dia Punya Perasaan yang Sama Denganmu?

INI dia repotnya! Gimana nggak coba, ketika kamu sebagai cewek lagi naksir berat sama seorang cowok, tapi nggak tau perasaannya terhadapmu - pasti geregetan banget jadinya, kan? Mau mundur …. sayang, mau maju terus …. tengsin - nanti dia pikir kamu ke-ge'er-an lagi!

Waahh, gimana dong caranya? Apakah harus mulai duluan? Atau, mendingan mundur aja? Tenang man! Tidak perlu kamu tanya-tanya segala bagaimana feeling dia sama Kamu. Biasanya cowok akan memberikan sinyal-sinyal tertentu kalau dia suka dengan cewek. Jadi, sebaiknya kamu melihat lagi sikap si dia belakangan ini dengan kamu itu bagaimana, selanjutnya tinggal kamu yang memberikan semangat padanya agar ia lekas mengutarakan isi hatinya sama kamu. Mudah bukan? Nih tanda-tandanya ….

Memang bukan berarti jika dia suka curi-curi pandang padamu berarti dia suka kamu. Tapi kalau si dia suka salting (salah tingkah) saat ngobrol berdua denganmu atau raut wajahnya selalu ceria setiap saat berdua denganmu, bisa jadi si dia memang naksir kamu! Tapi jangan lantas kamu besar kepala dengan sikapnya itu, selidiki lagi sikap-sikapnya yang lain, untuk sekadar mengukur apakah si dia benar-benar menyukaimu.

Misalnya saja dengan godaan-godaannya terhadapmu. Biasanya cowok jadi suka menggoda dan usil dengan cewek yang ia suka. Sekadar untuk cari perhatianmu saja! Dan untuk mengetahui seberapa besar responmu terhadap joke dan keusilannya itu. Misalnya saja, ia mengirimkan kata-kata lucu dalam sms.

Atau, cowok akan melakukan pedekate (Pendekatan) dengan cewek yang ditaksirnya, dan umumnya pendekatan itu dilakukan dengan bertelepon ria - apalagi sampai berjam-jam, untuk sekedar mengobrol dan mendengar suaramu. Biasanya cowok juga akan mulai menjaga penampilannya agar jauh lebih baik dan mempesona di depan cewek idamannya. Perhatikan saja gaya rambut, sampai kaos kakinya - pasti kelihatan lebih rapi dan bersih.

Si dia juga akan berusaha ramah dan dekat dengan sahabat-sahabatmu. Hal ini dilakukannya agar mendapat simpatik dari teman-temanmu sekaligus sebagai taktik agar ia mendapatkan informasi mendetil tentangmu. Dan biasanya pertanyaan pertama yang keluar dari mulutnya adalah pertanyaan tentang apakah kamu sudah punya pacar, atau apakah kamu sekarang sedang menyukai seseorang selain dia, dan seterusnya.

Hal lain yang mudah dilihat adalah kesabarannya nungguin kamu mengerjakan aktivitas sehari-hari. Misalnya saja di kampus, atau di kantor - si dia akan bersabar menunggu berjam-jam lamanya supaya bisa pulang bareng. Dan jika pada akhirnya si dia mengajakmu nge-date - nonton misalnya atau sekadar keluar makan malam berduaan, maka kamu boleh seratus persen yakin kalau si dia sedang melakukan pendekatan, atau bahkan si dia sudah memperlihatkan sinyal-sinyal cintanya padamu.

Tapi bukan berarti si dia tidak peduli atau tak suka sama kamu jika ia tak menunjukkan sikap pada point-point di atas tadi. Beri ia waktu untuk berbagi denganmu, dan jalani saja hari-harimu dengannya seperti biasa. Karena siapa tahu si dia punya jurus lain untuk mendekatimu. Ingat! Everybody has their own ways to show love, and sometimes love works in its mysterious ways. Jalani saja dengan tenang. Tokh, jika memang sudah saatnya, cinta akan datang juga

"Bualan" yang disukai cewek

Sebetulnya, bukan cuma cowok yang bermulut besar alias suka membual.
Cewek juga banyak.
Tapi, dalam urusan bual-membual, konon, cowoklah yang lebih jago.

Satu hal yang menarik,
dalam The Top 10 Lies Happy Husbands Tell, Keith Blanchard bilang, "membual" adalah mainan para cowok, sejak zaman purbakala.
Ada banyak alasan untuk itu. Salah satunya demi kelanggengan hubungan.

Yang menarik, ternyata "bual-membual" pun berkembang dari masa ke masa.
"Dan kini, bualan yang dibuat cowok udah semakin maju, dibanding dimasa-masa dulu.
" Menurut cowok yang suka membual pada istrinya itu, ada 10 bualan yang sering diungkapkan cowok, tapi disukai para cewek.
Berikut ini adalah 5 diantaranya:

"Bener, koq! Kamu cantik pake baju itu"
Tujuannya: Nggak mau ribut.


Cowok sering menggunakan cara begini bukan untuk nyenengin pacarnya, tapi biar cepat, ringkas dan menghindari keributan.
"Walau begitu, bukan berarti dia nggak sayang, lho," kata Arthur L. Kovacs, profesor ilmu psikologi di Santa Monica, California, AS.

"Tenang... Bisa, dong!"
Tujuannya: Nggak mau direndahin.


Coba, deh, tanya apa pacar kamu bisa betulin radio yang rusak nggak.
Mungkin mereka akan menjawab, "bisa, dong!", walau sebetulnya nggak bisa.
"Yang penting buat mereka adalah mendapat simpati.
Setelah itu, mereka akan belajar bersama waktu.
Kalau perlu, kursus elektronik pun akan dijabanin," ujar Kovacs.

"Oh, aku nggak merhatiin!"
Tujuannya: Biar dibilang setia.


Siapa, sih, yang nggak tertarik sama barang bagus? Begitu juga cowok.
Matanya langsung jelalatan begitu melihat cewek seksi, nggak peduli seberapa tuanya mereka.
"Inilah yang dibilang 'bohong yang diberkati'.
Soalnya, mata cowok dirancang lebih responsif untuk ngelirik yang 'seger-seger'," jelas Kovacs.

"Saya udah coba telpon kamu, tapi..."
Tujuannya: Mengelak & nyari aman.


Udah jadi rahasia umum, kalau cowok itu cuma nelpon kalau lagi ada maunya.
Jadi, kalau suatu saat doi nggak nelpon, ya, (maaf- maaf) saja, mungkin sedang tak berminat sama kamu.
Tapi, biar nggak dianggap macem-macem, mereka biasanya suka sekali menggunakan kalimat itu.
"Tujuannya baik, agar nggak bikin panik dan curiga."

"Aku nggak bakal bohong sama kamu"
Tujuannya: Agar hubungan langgeng.


Ini memang terdengar romantis.
Tapi hanya waktulah yang akan membuktikan.
Kamu boleh senang, kalau ada cowok yang bilang begitu.
Tapi kamu juga harus berhati-hati.
"Mungkin dia ada maunya," ujar Kovacs.