Jumat, 06 November 2009

Apa itu CINTA ? (sebuah Kata yang pernah ditanyakan kepadaku)

Cinta
s`ptah kata
b’juta makna
s’buah rasa
indah tak t’kira
cinta
untuk m’beri
bukan memiliki
s’buah pengorbanan
bukan k’egoisan
apa arti cinta
bila m’nyiksa
apa arti cinta
bila m’bawa duka
tak apa ku t’luka
bila kau bahagia
tak apa ku s’diri
bila kau tak lg sepi
jangan p’nah sedih
jangan p’nah terluka
karna ku hanya
ingin kau slalu bahagia
adakah rasamu
sama s’perti rasaku
adakah rindumu
sama s’perti rinduku
adakah cintamu
untuk aku?
adakah ruang kosong di hatimu
untuk aku?
Aku cinta kamu
dengan setulus jiwaku

DIRIKU & PERJALANAN HIDUPKU

Aku berjuang
di antara keyboard dan Mouse
yang melingkari waktuku

Kukumpulkan huruf-huruf yang
berhamburan...
di jiwa...
di raga...
di fikiran...

Kukembangkan layar khayal
Keinginan tlah menjelma BAGAI DEWA
Tuk arungi samudra kenyataan
Berdiri tegak pada simpang kehidupan
Dengan tatap mata yang tajam
Memandang hari depan
Yang merindukan.... HARAPAN!

Monitorku adalah renungan
Mata hatiku adalah pisau
Kudapat kupas apa yang kumau!
Air mata kekasihku
Kuanggap syair kehidupan
Sampai kubilang mati itu adalah... KEINDAHAN!

Bulanlah yang memberiku mimpi-mimpi...
Anginlah yang mengajakku tuk ‘mencari’
Dan aku sama sekali tak peduli
Walau kuharus menjadi “muntah” tuk menjawab
Teka-teki tentang..... DIRIKU SENDIRI!

Aku tetap Aku
Siapa pun tak perlu tahu!
Aku adalah Aku
Yang tak pernah kau tahu
Dan apa juga yang kau sangka!

Sebuah Catatan Harian: HADIRNYA KESEDIHAN

Saat awal aku mengenalimu, aku begitu terkedu.
hadirmu begitu suram...

Kau buat hidup seakan kelam, hingga aku terdiam,
dan terbungkam!

Apa tidak, sering kau bertamu dan berlalu
Entah berapa waktuku yang kau ganggu
Entah berapa lama kita berkawan... tanpa sayang!

Bagiku, datang dan pulangmu sama saja
Hadir dan pergi tiada bedanya...

Ketika ini, telah lama aku mengenalimu
Kutahu kau khan terus datang, sukar dihalang
Kutahu kau senang bertamu, sukar kutentang

Kesedihan... datanglah jika memang kau mau
Jelma mu tak kan bisa menghancurkanku
Aku tlah mengenalimu!

Setiap kali kudengar kau bergerak...
Ku seru Tuhanku dengan sebak dan lontaran istigfar
Setiap kali kau mulai mendekat...
Ku hambat kau dengan air mata munajat!

Demi Tuhan, jelma mu takan bisa menghancurkanku!

Karena jelmamu yang terdahulu, telah mengajariku
bagaimana ku bisa berdiri KOKOH dalam mengarungi & memahami...
arti hidup dan kehidupan!